Cara Riset Kata Kunci Bisnis Online

Cara Riset Kata Kunci Bisnis Online

Untuk membangun bisnis online yang sukses ada banyak keahlian yang perlu dipelajari salah satunya yang mendasar adalah Riset Kata Kunci (keyword), bagaimana menemukan kata kunci yang diketikkan di search engine oleh orang-orang yang merupakan target market Anda.

Fakta menunjukkan bahwa yang membedakan orang sukses di bisnis Internet dengan yang tidak sering kali adalah keahlian riset keyword. Sekalipun dalam prosesnya Anda menggunakan alat bantu, itu tetap hanya alat. Secanggih apapun, alat bantu tidak akan ada manfaatnya jika digunakan oleh orang yang tidak ahli.

Dimanakah kita mendapatkan data? sementara sumber daya kita terbatas (pemula). Cara mendapatkan data salah satunya dari google, sebagai situs no.1 di dunia kini Google sudah menjadi sumber referensi.

Namun tidak semua orang didunia menggunakan search engine google, seperti jepang memilih Yahoo, Amerika dengan Bing, bila target di Indonesia maka google masih menjadi web dengan pencarian no.1 (Google.co.id) apalagi smartphone yang berbasis Android merupakan produk google, sehingga salah satu sumber input data dari Google, yaitu ketika orang akan mencari sumber refensi maka akan mengetikkan “Kata Kunci” di kotak pencarian

user internetJika kata kunci yang kita buat tepat maka potensi besar untuk dilihat calon konsumen yaitu berada di halaman pertama search engine

Tujuan Riset Keyword

Kata kunci apa yang diketikkan oleh target pasar Anda? ini sangat penting yaitu kata yang banyak dicari, diketikkan, dibutuhkan consumen ketika mencari tentang suatu produk. Sebagai contoh, Anda akan memasarkan Sendal (misal,karena Anda orang Jawa,produsen) dan ingin memasarkan ke seluruh Indonesia

Seperti pada keterangan di atas maka Search engine akan menyarankan keyword yang lebih baik yaitu Sandal. Apa yang salah?

Ada perbandingan volume pencarian yaitu keyword sendal = 18.100/bulan dan keyword sandal = 66.000/bulan, dengan keyword yang tepat maka potensi promosi kita akan dilihat lebih banyak orang

Berikut tampilan Google Trends, untuk melihat grafik statistik pencarian Web yang menampilkan popularitas topik pencarian pada kurun waktu tertentu. Hasil dapat ditampilkan menurut kota, wilayah atau bahasa. Berita-berita terkait topik yang menjadi tren juga ditampilkan di siniWikipedia

 

Setelah mengetahui kata kunci yang banyak digunakan kita perlu melihat tingkat kesulitanya,  jumlah pesaing itu berbanding lurus dengan jumlah pencari. Disinilah fungsi algoritma search engine, Google akan memprioritaskan dengan website yang terpercaya dengan standart diantaranya web dengan trafik yang tinggi, artikelnya bermanfaat, lengkap dari A-Z, tepat sasaran (relevan).

Namun tidak perlu khawatir dengan pondasi riset keyword ini kita bisa memanfaatkan situs dengan trafik tinggi diantaranya adalah;

top site indonesia
Top site Indonesia sebagai sumber trafik bisnis Anda

Jika Anda ingin menjual produk fisik/onlineshop/olshop bisa memanfaatkan top marketplace di Indonesia seperti daftar berikut:

toko online paling laku

Output dari riset keyword adalah daftar keyword yang menurut Anda akan digunakan oleh target pasar Anda. Kuantitas atau jumlah keyword menentukan sukses tidaknya promosi yang Anda lakukan. Namun, kata kunci yang dibuat tentu tetap harus relevan.

Kualitas keyword juga penting dan sering menjadi faktor penentu sukses tidaknya Anda dalam mendatangkan traffic dengan search engine, mari kita pelajari keyword buying circle

Keyword Buying Circle

[premium]

Keyword buying circle menunjukkan perbedaan keyword yang digunakan orang dalam proses pembelian barang yang mereka inginkan. Ada 4 fase atau kelompok keyword yang digunakan:

  1. Initial stage
  2. Browsing stage
  3. Comparing stage
  4. Buying stage

Disetiap tahap, keyword yang digunakan berbeda. Semakin orang menegerti produk/jasa yang dicari, semakin spesifik keyword yang digunakan, Misalnya, seseorang ingin membeli kamera digital. Mari kita lihat keyword yang digunakan pada setiap tahap;keyword buying circle

Tampak bahwa di tahap awal (initial stage), keyword yang digunakan masih sangat umum, generik dan tidak spesifik yaitu digital camera. Anda pun belum bisa mengetahui apa sebenarnya yang dicari. Umumnya, keyword ditahap ini masih satu atau dua kata.

Di browsing stage, orang biaanya sudah mengetahui merk apa yang dicari ehingga keyword yang digunakan adalah Canon Digital Camera atau Nikon camera digital. namun search volume masih cukup beasar dan kompetisi masih ketat. Nah, disini banyak pemula melakukan kesalahan, yaitu berusaha mendapatkan traffic dari keyword di tahap ini, padahal itu masih sangat sulit.

Di Comparing stage dan buying stage, keyword semakin spesifik dan Anda makin tahu apa yang sebenarnya dicari. Makin kebawah, search volume semakin rendah, tetapi valuenya makin tinggi karena yang dicari makin jelas dan orang makin siap untuk membeli. Dalam contoh diatas, di buying stage orang engetik keyword Canon Ixus 960 Discount sudah pasti membeli produk tersebut. Dia tinggal mencari dimana harus membeli dan dimana ada discount. Keyword tahap ini umumnya terdiri dari tiga kata atau lebih dan sering disebut longtailkeyword.

Pasar di Internet pada umumnya fokus pada keyword di comparing stage dan buying stage. Maka salah satu yang perlu Anda lakukan adalah memilah keyword mana yang termasuk dalam kedua tahap tersebut. Disanalah profit Anda berada.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *