TEKNIK COVERT SELLING

TEKNIK COVERT SELLING

Teknik Jualan Tetapi Seakan-akan Tidak Seperti Jualan

Konsep Dasar Covert Selling

Sesuai artinya, Covert Selling berarti jualan secara terselubung (kasat mata). Menjual tetapi tidak seperti sedang jualan, sehingga membuat orang lain comfort atau nyaman.

Sering gak WA Anda tiba-tiba dapat promosi mendadak, dengan kalimat yang membahana, dengan simbol dan emoticon yang warna-warni?

Atau jangan-jangan penjualan kita sepi karena melakukan hardselling / jualan langsung yang membuat orang lain yang melihat menjadi risih.

Sebagian besar orang tidak nyaman jika dijuali secara langsung. Bukannya malah transksi, tapi malah ngereport Spam.

Psikologi konsumen adalah: mereka butuh solusi atas masalah mereka, bukan kita yang memaksakan produk mereka. Mereka butuh diedukasi, dan akhirnya mereka sendiri yang memilih jika sudah yakin.

Maka dari itulah, ilmu covert selling ini hadir, dan wajib dikuasai oleh pebisnis online.

Teknik ini bertujuan untuk menyisipkan informasi yang berhubungan dengan produk secara sekilas ke pikiran bawah sadar si prospek.

Sulit ya bikin covert selling?_

Enggak juga kok. Pokoknya latihan saja secara konsisten, nanti juga mudah. Insya Allah.

Di Kelas Jago Jualan ini ada 3 Covert Selling yang ingin saya bahas:

1) Teknik Seeding
2) Teknik Soft selling
3) Teknik Story telling

Penjelasanya sebagai berikut:

1) Teknik Seeding

Dalam teknik ini, Anda bisa menyisipkan informasi tentang produk Anda dalam postingan status atau sharing-sharing Anda.

Contoh Teknik Seeding ketika saya jualan buku *Chit-Chat: Chatting, Closing, Cring-Cring*

====

“Mas, kok saya sering gagal closing ya? Padahal sudah tanya dan chattingan sama saya”.

_Dalam buku *Chit-Chat: Chatting, Closing, Cring Cring* yang akan launching minggu depan_, ada satu prinsip yang cukup menarik dalam menghadapi konsumen: *Bukan Konsumen yang Salah Tapi Penjualnya*

Mau bagaimanapun, konsumen tidak bisa disalahkan.

Tetapi kitalah sebagai seller yang harus memastikan apakah cara kita ketika chatting dengan pelanggan itu sudah benar atau belum, karena setiap pelanggan itu harus ada perlakuannya sendiri.

Selain itu, teknik yang kita gunakan juga harus ampuh. Karena itulah kita harus menguasai *Cara Ampuh Chatting* supaya menjadi Closing.

Nahhh yuk sekarang kita bahas bagaimana caranya chatting yang ampuh agar pelanggan segera closing… (dan seterusnya).

====

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *